KEJELIAN IMAM AHMAD DAN KECERDASAN IBNU TAIMIYAH

Friday, 25 April 20140 comments

KEJELIAN IMAM AHMAD DAN KECERDASAN IBNU TAIMIYAH

PEMAHAMAN YG JELI!



Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:
“Terdapat nash dari Imam Ahmad bahwa:
Jika seseorang mengiringi jenazah lalu melihat kemungkaran yang tidak bisa dia lawan = dia harus tetap ikut mengiringi jenazah tersebut.

Terdapat nash lain dari beliau bahwa:
Jika seseorang diundang menghadiri resepsi pernikahan lalu melihat kemungkaran yang tidak bisa dia lawan disana = dia harus pulang.

Akupun bertanya kepada guru kami (Ibnu Taimiyah) tentang perbedaan kedua masalah tersebut.
Beliau menjawab:
“Hak mengiringi jenazah adalah milik si mati, maka tidak boleh meninggalkan haknya gara-gara kemungkaran yang dilakukan oleh yang masih hidup..
Adapun hak menghadiri jamuan adalah milik tuan rumah, maka jika terdapat kemungkaran di sana dia telah menggugurkan haknya untuk dihadiri.”

I’lamul Muwaqqi’in (IV/ 209).

Dari: اليوتيوب السلفي
Share this article :

Post a Comment

 
ASSUNNAH| Kajian Spot - Hayyil Zarkasi
Supported : Satu Radio Lombok FM 105.4 Mhz | Creating Website | Hayyil dan Zarkasi Themes